Connect with us

Published

on

Banyak dari kita, terbesit pemikiran-pemikiran negatif tentu hal ini tidaklah cukup baik. Mengapa? karena akan terbetuk hal-hal yang semakin memperlambat kreatifitas maupun aktifitas, Ingat apa yang terjadi itu sebagian besar adalah dari pemikiran bawah sadar kita. Berikut video dari kak Mary Riana bagaimana merubah pikiran negatif tersebut menjadi hal-hal yang lebih produktif dan menyenagkan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mind Set

Bagaimana Cara Sehat Secara Mental ? ini jawabannya

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana sehat secara mental, menurut WHO sendiri sehat secara mental adalah suatu kondisi dimana individu sadar akan kesejahteraan psikologis dirinya sendiri

Published

on

gowebbagus - jasa pembuatan website semarang
Photo: Shutterstock

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana sehat secara mental, menurut WHO sendiri sehat secara mental adalah suatu kondisi dimana individu sadar akan kesejahteraan psikologis dirinya sendiri dan memiliki kemampuan mengelola stress yang wajar, serta mampu bekerja secara produktif. Video kali ini kami angkat dari sumber 1% (satu persen) dimana informasi yang disajikan cukup enak dan mudah untuk dipahami, OK yuks…simak !

Continue Reading

Mind Set

Gagal itu Bangkit Mengejar Kesuksesan yang Tertunda !

Saya berani jamin, kalau Anda coba bertanya seluruh orang sukses di bumi ini, kemungkinan mereka pernah merasakan ketidakberhasilan. Dalam soal apa saja.

Published

on

gowebbagus - jasa pembuatan website semarang
Photo: Shutterstock

Ketidakberhasilan dan kemerosotan ialah hal paling manusiawi yang jelas pernah dirasakan manusia sejagat raya. Hal yang kemungkinan Anda pandang sebagai satu hal yang negatif, tapi sebenarnya punyai makna positif didalamnya.

Mengapa? Karena, menurut saya, salah satunya sisi esensial dari sebuah keberhasilan ialah ketidakberhasilan atau umum disebutkan

“Gagal adalah Keberhasilan yang Tertunda”

Saya berani jamin, kalau Anda coba bertanya seluruh orang sukses di bumi ini, kemungkinan mereka pernah merasakan ketidakberhasilan. Dalam soal apa saja.

Oke, menjadi pernah tidak sich, Anda berasa tidak berhasil? Berasa tidak berhasil karena tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi, tidak diundang interviu dimana saja, belum dapat pekerjaan, tidak bisa pasangan, tidak sukses membuat orang-tua senang, dan lain-lain.

Pokoknya, ketidakberhasilan Anda membuat berasa tidak pantas sebagai manusia. Dan ketidakberhasilan itu membuat kekecewaan yang berkepanjangan.

Pernah tidak sich Anda berasa demikian?

Nach, kalau Anda pernah merasakan rasa ketidakberhasilan sama seperti yang baru saja saya lukiskan, maka saat menemukan artikel pas! saya akan menjelaskan mengenai ketidakberhasilan dan bagaimanakah cara menaklukannya.

Pengertian Ketidakberhasilan?

Pertama kali, saya ingin tanya. Bagaimana sich langkah Anda mendeskripsikan ketidakberhasilan tersebut? Apa saat Anda gak lulus ujian? Atau saat kalah atas satu laga? Atau saat Anda gak sukses buat banggain orang yang disayang? Disini kita dapat ambil ringkasan jika sebenernya ukuran tidak berhasil itu gak mutlak.

Tujuannya Bagaimana Tuch?

Ada orang yang menganggap jika saat ia gaberhasil buat banggain orang kecintaannya itu ketidakberhasilan. Tetapi, kemungkinan ada pula orang yang saat gak sukses banggain orang kecintaannya, ia gak memandang hal tersebut sebagai satu ketidakberhasilan. Ya maka kalau diambil ringkasannya kembali, parameter ketidakberhasilan ini gak tentu. Dapat disebut satu ‘kegagalan’ ialah satu yang netral. Sebenernya, parameter tidak berhasil untuk setiap orang kan berbeda ya.

Jadi ya, tinggal bagaimana Anda mendeskripsikan ketidakberhasilan tersebut. Namun, sama seperti yang kemungkinan sudah Anda kenali , sejumlah besar warga Indonesia punyai stigma negatif pada ketidakberhasilan. Kata “tidak berhasil” selalu dikonotasikan dengan beberapa hal negatif. Beberapa orang yang nganggep jika kalau Anda tidak berhasil, itu maknanya Anda tidak kuat.

Ini yang membuat beberapa orang pada akhirnya menghindar ‘kegagalan’. Ingin ngejar mimpi, eh mikir mikir kembali karena takut tidak berhasil. Ingin buat usaha, tetapi takut akan ‘judge’ oleh orang di sekitar. Ingin berkreasi tetapi umumnya berfikir ketidakberhasilan.

Pada akhirnya, banyak yang memilih untuk tidak ngelakuin apapun supaya terbebas dari ketidakberhasilan. Do nothing.

Kemungkinan, beberapa mulai menjustifikasi jika beberapa temannya yang sukses sebagai orang yang punyai keuntungan lebih. Saat itu, dibanding usaha dan cari peluang, beberapa orang yang belum sukses itu sudah punyai pola pikir jika ia tidak akan capai keberhasilan karena tidak seberuntung mereka itu.

Walau sebenarnya, sama seperti yang saya ngomong pada awal, saya percaya jika ketidakberhasilan ialah sebuah sisi esensial untuk capai keberhasilan.

Orang Sukses Pernah Tidak berhasil

Bill Gates, Albert Einstein, Thomas Alva Edison, Oprah Winfrey, Michael Jordan.

Tentu, Anda akrab dengan beberapa nama baru saja, kan? Sama seperti yang Anda tahu, mereka ialah beberapa kumpulan figur sukses dunia. Tetapi, yang perlu Anda kenali , keberhasilan yang mereka tuai tidak lepas dari ketidakberhasilan.

Yok kita mengambil contoh. Albert Einstein. Salah satunya periset terhebat dalam dunia.

Yakin tidak, kalau ia baru dapat bicara saat berusia 4 tahun? Ia seringkali tidak berhasil diterima di sekolah terbaik. Bahkan juga, ia stop jadi salesman asuransi sesudah lulus kuliah karena tidak berhasil meniti karier dalam sektor itu.

Masih tidak cukup contoh? Let’s move on to Oprah Winfrey.

Salah satunya orang paling sukses dalam dunia selanjutnya. Seorang host talk show, artis, dan aktivis. Saat hidupnya, Oprah pernah di-abuse physically, mentally, dan sexually oleh beberapa orang paling dekatnya.

Beliau lari dari rumah saat berumur 13 tahun dan hamil di umur 14 tahun. Ia sempat juga dikeluarkan karena di rasa kurang pas untuk kehidupan pertelevisian komersial.

Nach, ke-2 contoh itu ialah sebuah realisasi riil jika failure can’t determine who you are. Pokoknya, mereka dapat sukses karena telah berkali-kali ditempa oleh ketidakberhasilan.

Bangkit dari Kegagalan

beberapa panduan yang dapat Anda aplikasikan supaya dapat menaklukkan perasaan takut lo pada ketidakberhasilan. Stay tuned, ya!

1. Yakin jika NOTHING GOOD COMES EASY

Kadang kita senang lupa jika kepuasan instant tidak akan bawa kita ke hasil akhir yang bagus dan tetap. Nothing good comes easy, yakin dech.

Usaha dan hasil itu baiknya ialah sepadan. Kalau Anda memberi usaha terbaik yang didapat, karena itu hasil yang dituai tidak akan berbohong. Keberhasilan itu tidak instant, tapi perlu proses. Semua figur tadi sudah kita ulas sudah memberi usaha terbaik yang mereka dapat, sampai pada akhirnya dapat memetik keberhasilan.

2. Tidak Boleh Terlalu Peduli pada Omongan Orang

Society might judge you, tetapi Anda punyai opsi: whether to listen to them or not. If I were you, I would choose the latter.

Karena itu, Anda harus pinter-pinter pilih lingkungan yang bagus untuk kemajuan. Kelilingilah diri Anda dengan beberapa orang yang dengan ikhlas ingin menyaksikan Anda sukses.

3. Saksikan Bahwa Ketidakberhasilan Sebagai Fasilitas Evaluasi dari Sebuah Keberhasilan yang Terlambat

Kegagalan-kegagalan berulang-ulang yang mereka rasakan itu bawa mereka untuk pelajari hal yang terpenting: jika ketidakberhasilan ialah sebuah proses evaluasi untuk mendapat satu hal yang lebih prima.

Inget, ada selalu pilihan untuk Anda untuk menyaksikan ketidakberhasilan sebagai sebuah proses evaluasi, dibandingkan menyaksikannya sebagai sebuah kekesalan semata-mata. At least, dengan ketidakberhasilan, dan mendapat insight baru. Anda dapat belajar pada kekeliruan yang pernah dilakukan, dari eksperimen-percobaan yang gagal itu.

Saya selalu berasa jika, kalau Anda dapat memikirkan ketidakberhasilan, tidak adil tidak sich kalau tidak memikirkan keberhasilan? Menurut saya, penglihatan optimis yang Anda punyai pada goal yang ingin dicapai itu benar-benar baik untuk menaklukkan perasaan takut akan ketidakberhasilan. Kalau Anda berpikiran positif, kalau Anda fokus pada keberhasilan, karena itu rasa semangat automatis akan terpompa.

Buat Anda yang berasa tidak berhasil, saya akan mengingati untuk “masih tetap berusaha”. Anda bisa bersedih atas ketidakberhasilan, dan itu benar-benar manusiawi.

Continue Reading

Mind Set

Pentingnya Memiliki Pemikiran Terbuka

Apa yang telah ada di pemikiran Anda cocok denger istilah open minded? Orang yang pandai kah? Orang yang arif kah? Orang yang berpikir terbuka kah?

Published

on

gowebbagus - jasa pembuatan website semarang
Photo: Shutterstock

Di kehidupan setiap hari, ketidaksamaan sebagai satu hal yang tidak dapat kita jauhi. Ditambahkan kita tinggal di negara yang terbagi dalam bermacam ras, suku, sampai agama. Mulai mengenai sekitar perpolitikan bangsa sampai penglihatan mengenai satu hal. Oleh karena itu, kita perlu jadi orang yang open minded, yang dapat menyaksikan hal dari bermacam pemikiran.

Nach, mengapa sich kok beberapa orang dapat punyai pemikiran yang berbeda? Karena dasarnya, tiap orang punyai pemahaman yang berbeda saat menyaksikan satu hal. Mengapa? Karena mereka terima stimulan atau info yang berbeda setiap harinya. Akhirnya, dari stimulan itu hasilkan pemikiran pada sesuatu hal. Anda pernah tidak sich melihat orang yang kalau kembali dialog berasa paling bener? Seperti kalau ada opini yang berbeda tentu mereka geram.

Nach, itu namanya close minded sob! Apakah itu? Hal itu sebagai satu sikap untuk menampik penglihatan lain selainnya gagasannya. Pada tulisan ini kali, saya akan jelaskan musuh kata dari sikap close minded barusan: open minded. Ingin tahu bagaimana lanjutannya? Yok baca artikel saya ini kali!

Apa Itu Sikap Open Minded?

“Apa yang telah ada di pemikiran Anda cocok denger istilah open minded? Orang yang pandai kah? Orang yang arif kah? Orang yang berpikir terbuka kah?”

Nach, open minded sendiri simpelnya sebagai satu sikap tolerir pada opini seseorang. Melalui apa? Melalui lo menimbang pemikiran lain saat Anda menyaksikan satu hal. Tanpa men-judge penglihatan mereka. Jadi individu yang open minded tidak berarti Anda harus sepakat sama opini seseorang. Melalui menghargakan dan menimbang opini mereka, Anda sudah cukup open minded kok. Karena ketidaksamaan sebagai satu hal lumrah sama seperti yang sudah saya jelaskan pada bagian awalnya.

Beberapa ciri Orang yang Open-Minded

Beberapa orang yang akui ia cukup open-minded. Walau sebenarnya mereka belum memahami apa tujuannya istilah itu.

Dalam artikel Verywell Mind, diterangkan jika ada banyak ciri-ciri orang yang terhitung kelompok open-minded, salah satunya:

1. Mereka Tidak Perlu Pengakuan Kalau Anda Adalah Seorang yang Open-minded

Mengapa? Karena sebenarnya orang yang punyai karakter itu selalu ingin terus belajar pada hidupnya. Dan tidak ada kata cukup untuk mereka bikin belajar satu hal. Disamping itu, tidak penting untuk mereka apa orang tahu kalau mereka open-minded.

Nach, ini bersimpangan dengan orang yang perlu pernyataan itu. Mereka kemungkinan berasa cukup open-minded saat berunding sama orang lain. Walau sebenarnya, sebenarnya ia hanya perlu pernyataan akan hal itu.

Nach, dari ciri-ciri pertama ini sudah ada sedikit kisah kan ya, yang mana betulan open-minded yang mana (uhuk) ngaku-ngaku? Hehe.

2. Tidak Langsung Mengaitkan Suatu Hal

Orang yang open-minded biasanya coba menyaksikan suatu hal dari bermacam segi. Dalam prosesnya, mereka coba kumpulkan bukti sebanyaknya. Sampai mereka pada akhirnya mengaitkan suatu hal dari bukti-bukti itu.

Dalam menyaksikan suatu hal, pasti mereka akan coba buat menimbang opini dari pihak lain. Mereka tidak langsung men-judge opini seseorang. Karena mereka sadar jika setiap orang punyai dasar pikirannya semasing.

3. Mereka Berlaku Selayaknya/ Wajar pada Sesuatu Hal Tertentu

Tujuannya apa sich? Orang yang open-minded umumnya berlaku tidak terlampau menyenangi dan membenci satu hal. Mereka yakin jika dalam suatu hal tentu ada buruk baiknya . Maka, mereka lebih berlaku selayaknya saat menyaksikan suatu hal.sebuah hal.

Misalkan, Anda kemungkinan menyukai boyband asal Depok. Di mata Anda, kemungkinan mereka kelihatan prima karena suaranya yang paling cantik. Namun, terakhir ada berita jika boyband itu terbawa kasus narkoba.

Dengan demikian, maknanya Anda perlu sadar jika tidak ada seseorang juga yang betul-betul prima. Tidak kecuali boyband kecintaan Anda itu.

4. Sadar Jika Tidak Ada Sesuatu Hal yang Mustahil

Mengapa? Karena mereka berpikiran jika tidak ada yang mustahil di bumi ini. Ditambahkan mereka berasa jika pengetahuan yang mereka punyai seperti sebutir pasir di padang pasir. Alias ada banyak hal yang lain kemungkinan mereka belum kenali.

Misalnya, orang jaman dulu kemungkinan menanyakan saat Wright bersaudara ingin membuat pesawat terbang. Mereka berpikiran tidak mungkin manusia dapat membuat alat buat terbang.

Tetapi, realitanya mereka sukses membuat alat itu dan bisa berguna untuk beberapa orang . Maka, tidak ada sesuatu hal yang mustahil kan?

5. Paling Akhir, Mereka Ingin Tahu Opini Seseorang

Nach, umumnya orang yang open-minded selalu kepo melalui nanyain opini seseorang mengenai satu hal. Mengapa?

Karena mereka ingin terus belajar lebih mengenai satu hal dalam kehidupan mereka. Dapat belajar melalui pengalaman individu, sampai melalui seseorang.

Continue Reading

Copyright © 2021 GOWEBBAGUS News. All Right Reserved