Connect with us
gowebbagus - jasa pembuatan website semarang gowebbagus - jasa pembuatan website semarang

Mind Set

Panduan Menghilangkan Rasa Malas

Salah satunya pemicu seorang jadi malas karena minimnya motivasi intrinsik.

Photo: Shutterstock

Published

on

Sesungguhnya tidak ada pengertian tentu mengenai perasaan malas sendiri, Sob. Pada umumnya, kemungkinan hal itu biasa disimpulkan saat Anda semestinya dapat lakukan suatu hal, tetapi tidak lakukan hal itu.

Misalkan, Anda sebenarnya dapat sekali nih bersihkan kamar karena kembali liburan. Tetapi, pilih tidak lakukan hal itu dengan argumen malas.

Kemungkinan Anda pernah bertanya,

“Mengapa sich kok saya dapat malas sekali ingin ngelakuin suatu hal?”

Misalkan, Anda malas sekali tuch yang bernama bangun pagi buat pergi kuliah. Walau sebenarnya, sadar kalau orang-tua Anda sudah ongkosin mahal-mahal buat kuliah. Tetapi, tetep saja tuch Anda tidak mendapati argumen buat pergi kuliah.

Nach, hal itu salah satunya nya bisa saja karena minimnya dorongan buat lakukan hal itu sob!

Jika menurut self-determination theory atau teori determinasi diri, diterangkan jika salah satunya argumen seorang malas lakukan suatu hal karena minimnya motivasi intrinsik, Sob! Apa sich tujuannya?

Motivasi intrinsik sendiri sebagai dorongan untuk berperangai dengan tertentu berdasar sumber external dan hasilkan imbalan external. Beberapa sumber itu mencakup mekanisme penilaian, penilaian pegawai, penghargaan dan rasa hormat, dan ketakjuban seseorang.

Simpelnya, motivasi intrinsik dalam teori determinasi diri sebagai satu kondisi dari pada diri sendiri yang bisa menggerakkan Anda lakukan satu hal. Akhirnya, dorongan tersebut yang mempengaruhi perlakuan Anda saat menjalankan aktivitas setiap hari.

Misalkan Anda mager sekali bangun pagi buat pergi kuliah. Nach, hal itu bisa saja karena motivasi intrinsik di diri lo kurang, Sob! Barangkali sempat tebersit di pemikiran Anda, “Apa sich arah saya bangun pagi buat kuliah? Apa untuk bertemu kekasihkah, bertemu temankah, atau mungkin jadi individu yang sukses?”

Lalu, apa sich pemicu perasaan malas?

Kemungkinan Anda akan berpikir, “Nikmat saja, saya sudah punyai kok motivasi intrinsik!” Ya bagus donk kalau demikian.

Pertanyaannya tetapi tetep: Mengapa Anda masih senang mageran?

Tetapi tenang saja! Saya akan ngejelasin pemicu yang lain kemungkinan jadi argumen Anda malas. Menurut Jodi Clarke, psikiater medis asal Amerika Serikat, ada pemicu lain seorang berasa malas yang kemungkinan lo belum mengetahui, diantaranya:

1. Anda Membuat Gagasan Terlampau Besar

Salah satunya pemicu mengapa orang malas ialah gagasan yang terlampau muluk-muluk. Kok demikian? Karena umumnya terlampau terpusat pada garis besar gagasan Anda, hingga lupakan beberapa langkah kecil didalamnya. Akhirnya, Anda akan terlampau terdiam di hasil dan lupakan prosesnya.

Misalkan cocok ingin masuk kuliah, Anda membayangkan ingin lulus 3,lima tahun dan memperoleh IPK cum laude. Dari sana, kita dapat saksikan kekeliruan yang kemungkinan Anda lakukan di sini yaitu terlampau konsentrasi sama beberapa angka itu.

Pada akhirnya, ini membuat Anda lupakan cara kecil yang disebut taktik buat capai kemauan itu. Seperti, bagaimana taktik belajar Anda atau sasaran IP persemester buat dapat lulus 3,lima tahun dan cumlaude.

Akhirnya, Anda kemungkinan berasa kesusahan buat capai hal di atas. Ditambahkan Anda tidak tahu taktik apa yang ingin diterapin. Yang awalannya Anda berpikiran “ah sulit sekali buat lulus 3,lima tahun”, beralih menjadi “yang perlu dapat lulus saja dech”.

Nach, disini mulai ada perasaan malas Anda itu.

2. Anda Terlampau Mengharap Segalanya Mudah dan Instant

Pemicu ke-2 ini penting sekali untuk Anda kenali. Mengapa? Karena Anda perlu sadar jika tidak segala hal jalan seperti keinginan.

Di dalam meraih suatu hal tentu ada satu proses yang perlu ditempuh. Tentu saja pada proses itu kadang dites buat capai apa yang Anda mimpikan.

Misalkan, Anda kembali pdkt sama gebetan. Nach, di sini terlampau mengharap segala hal yang Anda targetkan jalan sama sesuai keinginan. Misalnya Anda harus sukses jalan dengannya dalam kurun waktu 1 minggu, terus harus chattingan sehari-harinya.

Nach, yang gini-gini harus Anda jauhi, Sob! harus sadar pada proses capai suatu hal kadang tidak semua sesuai keinginan kita. Ingat jika ada rasa pahit yang kemungkinan akan Anda alami saat PDKT sama pacar.

Misalkan: pacar tidak balas chat Anda, ia mendadak jutek sama Anda, sampai paling pahitnya ditampik. Akhirnya, kemungkinan Anda akan berasa malas PDKT dengannya kembali sesudah alami beberapa hal itu.

3. Terlalu Banyak Mendengarkan Kritikan Orang Lain

Perlu Anda ketahui, tidak berarti harus menampik setiap kritikan dari pihak lain. Tetapi Anda harus dapat memisah mana kritikan yang membuat dan yang mana tidak.

Kritikan yang membuat di sini tujuannya kritikan yang menolong Anda menjadi lebih baik kembali yang akan datang. Bukan justru kritikan yang buat Anda jadi rendah diri dan menjatuhkan

Misalnya, Anda sedang ingin coba membuka usaha ternak ikan lele. Kemungkinan beberapa orang akan bicara, “Untuk apa sich usaha ternak lele? Memang ada yang ingin membeli?” “Halah paling kelak lelenya mati karena terkena penyakit.” Dari sana Anda jadi berpikir, “Iya ya untuk apa saya usaha lele.” Akhirnya, Anda jadi malas buat mengawali gagasan itu, karena dipengaruhi perkataan seseorang.‌

Maka bagaimana langkah hilangkan perasaan malas itu?
“Cure Laziness Find The Right Motivation”
Nach, kemungkinan sesudah membaca sisi awalnya, Anda akan mikir, “Wah anjir iya ini saya sekali haha,” “Bener sekali nih! Ini yang buat saya malas sejauh ini.”

Sama seperti yang sudah disebut awalnya, salah satunya pemicu seorang jadi malas karena minimnya motivasi intrinsik. Mungkin saja Anda masih bimbang bagaimana triknya menangani perasaan malas Anda itu. Oleh karena itu, penting buat Anda mempunyai motivasi intrinsik itu, Sob! Tentu saja buat berikan motivasi buat menantang perasaan malas itu.

Dr. Christian Barney, seorang pendiri Performnce Health and Wellness asal Amerika, dalam artikelnya

Cara Mengatasi Perasaan Malas Anda, Antara Lain:

1. Ingat Akan Tanggung Jawab Anda

Pertama, ingatlah kembali akan tanggung jawab yang Anda punyai saat berasa malas. Ini penting buat Anda ingat, Sob. Mengapa? Karena beberapa orang saat berasa malas lupa dengan tanggung jawab yang mereka punyai. Walau sebenarnya, mereka sendiri sudah memiliki komitmen buat ngelakuin hal itu awalnya.

Misalkan, Anda senang olahraga jogging. Pada awal tahun, Anda  sudah memiliki komitmen untuk minimum jogging satu minggu sekali, nih. Anda kemungkinan memiliki komitmen karena ingin lebih langsing sampai mempertahankan kesehatan badan.

Nach, coba ingatlah kembali loyalitas itu saat kemungkinan Anda berasa malas buat jogging. Keinginannya, Anda bisa saja ingatlah kembali arah awalnya loyalitas itu, Sob! Dan lebih terpacu buat jogging setiap minggunya.

2. Atur Gagasan yang Semakin Besar

Ke-2 , aturlah gagasan yang semakin besar dari tanggung jawab Anda itu. Anda dapat coba ambil “me time” atau saat sendirian sesudah membuat gagasan itu.

Mengapa saat sendirian? Karena umumnya beberapa ide tiba saat Anda sedang sendirian. Gagasan itu buat membuat gagasan yang semakin besar di hari esok, Sob!

Nach, Anda dapat membuat gagasan semakin besar dari olahraga jogging lo itu. Anda dapat tanya ke diri Anda, “Apa yang ingin raih untuk yang akan datang dengan olahraga?”. Sebagaimana untuk menyiapkan hari tua yang berbahagia dengan badan yang sehat. Dengan demikian, perasaan malas dapat menyusut dalam olahraga.‌

3. Hargai Kesuksesan Anda Sekecil Apapun

Seterusnya, langkah hilangkan perasaan malas yang terpenting buat Anda ialah memberikan animo ke diri kita pada sesuatu yang sudah diraih.

Mengapa penting? Karena pada intinya manusia perlu dihargai walaupun cuman sedikit. Animo ini penting lo lakukan buat tingkatkan motivasi buat capai hal yang Anda harapkan.

Nach, mirip contoh awalnya, Anda dapat coba bikin menghargai diri Anda sesudah olahraga. Misalkan, senang olahraga jogging. Coba buat animo diri sesudah sukses jogging sepanjang 5 km. Dengan demikian, Anda akan terpicu buat jogging lebih jauh kembali nantinya. Karena Anda sudah sukses awalnya dengan 5 km, Sob!

4. Ikut Bergabung dengan Komunitas yang Anda Gemari

Paling akhir, Anda dapat coba mencari komune yang sesuai hoby/ketertarikan. Dengan demikian, Anda dapat berjumpa dengan beberapa orang yang sejiwa. Keinginannya, perasaan malas Anda dapat menyusut dengan perlahan-lahan. Dengan salurkan hoby Anda itu melalui kegiatan rutin aktivitas di komunitas itu.

Nach, tetap dengan contoh yang serupa, Anda dapat coba masuk ke komune pencinta jogging itu, Sob! Di situ Anda akan bertemu beberapa orang yang hoby jogging juga. Anda dapat share dimulai dari kegiatan rutin, sama siapa, sampai tempat biasa jogging. Keinginannya, perasaan malas Anda buat jogging dapat terobati tentu saja.

Hilangkan Rasa Malas Melalui Jaga Keadaan Fisik
Paling akhir, ada poin utama yang Anda perlu kenali, Sob. Yakni keadaan fisik Anda punya pengaruh dengan hati yang malas. Selainnya mengganti sudut pandang, yang  perlu menjaga keadaan fisik.

Mengapa kok bisa seperti itu? Karena keadaan fisik memengaruhi perform Anda setiap harinya. Misalnya: stamina, ketahanan badan, sampai keproduktifan Anda saat lakukan aktivitas.

Misalkan, saat berasa kembali tidak bugar, umumnya Anda kemungkinan akan semakin condong buat habiskan waktu sepanjang hari di dalam rumah tidak sich? Walau sebenarnya, pada hari itu beberapa hal yang perlu lakukan. Dimulai dari ngerjain deadline pekerjaan, pekerjaan kantor, sampai beres-beres rumah. Akhirnya, sebab menganggap tidak bugar, Anda jadi malas dech buat ngelakuin beberapa hal itu.

Oleh karena itu, penting buat Anda mempertahankan kesehatan fisik atau psikis buat menangani perasaan malas Anda itu sob!

Jodi Clarke punyai langkah hilangkan perasaan malas:

1. Mengonsumsi makanan yang sehat

Tipe makanan yang Anda konsumsi rupanya punya pengaruh sama hati malas lho sob!

Makanan yang memiliki kandungan protein yang tinggi misalkan, bisa menolong badan Anda menjaga kandungan gula darah yang lebih konstan. Dan menahan Anda rasakan turun-naiknya energi selama seharian.

2. Yok, olahraga!

Anda dapat mencoba olahraga saat berasa malas. Mengapa? Karena dengan berolahraga badan Anda akan aktif bergerak. Ini dapat menolong tingkatkan energi dan hati yang produktif. Dengan Anda olahraga intensif rendah sampai sedang, bisa memberikan imbas berarti pada energi kita.

Dan menolong Anda kurangi kecapekan.

3. Beristirahat dengan Cukup

Jadwal tidur Anda dapat mempengaruhi tingkat energi kita, Sob! Umumnya orang yang sedang malas condong pilih untuk istirahat, kan?

Nach, Anda mulai bisa membuat jadwal tidur yang sehat buat jaga metabolisme badan. Keinginannya, ini dapat tingkatkan keproduktifan Anda dan kurangi perasaan malas.

4. Kelolalah Tingkat Stress Anda secara Baik

Tuntutan pekerjaan di universitas atau kantor dapat mengakibatkan perasaan malas, lho Sob! Mungkin karena tenaga lo akan terkuras baik secara fisik atau emosional.

Akhirnya, Anda akan kesusahan buat ambil beberapa langkah penting dalam kehidupan karena kecapekan. Dan kecapekan Anda ini pasti dapat memunculkan hati malas itu.

Memang, kemungkinan tidak gampang buat Anda menantang perasaan malas ini. Perlu latihan dan kemauan yang kuat buat keluar rutinitas satu ini. Tetapi, percayalah jika tidak ada yang tidak dapat sepanjang Anda usaha. Ingat-ingatlah, jika hal ini bukanlah cuman untuk Anda semata-mata, tetapi beberapa orang di sekeliling.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mind Set

Bagaimana Cara Sehat Secara Mental ? ini jawabannya

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana sehat secara mental, menurut WHO sendiri sehat secara mental adalah suatu kondisi dimana individu sadar akan kesejahteraan psikologis dirinya sendiri

Published

on

gowebbagus - jasa pembuatan website semarang
Photo: Shutterstock

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas bagaimana sehat secara mental, menurut WHO sendiri sehat secara mental adalah suatu kondisi dimana individu sadar akan kesejahteraan psikologis dirinya sendiri dan memiliki kemampuan mengelola stress yang wajar, serta mampu bekerja secara produktif. Video kali ini kami angkat dari sumber 1% (satu persen) dimana informasi yang disajikan cukup enak dan mudah untuk dipahami, OK yuks…simak !

Continue Reading

Mind Set

Merubah Pikiran Negatif yang Tidak Bisa Hilang

Banyak dari kita, terbesit pemikiran-pemikiran negatif tentu hal ini tidaklah cukup baik.

Published

on

gowebbagus - jasa pembuatan website semarang
Photo: Shutterstock

Banyak dari kita, terbesit pemikiran-pemikiran negatif tentu hal ini tidaklah cukup baik. Mengapa? karena akan terbetuk hal-hal yang semakin memperlambat kreatifitas maupun aktifitas, Ingat apa yang terjadi itu sebagian besar adalah dari pemikiran bawah sadar kita. Berikut video dari kak Mary Riana bagaimana merubah pikiran negatif tersebut menjadi hal-hal yang lebih produktif dan menyenagkan.

Continue Reading

Mind Set

Gagal itu Bangkit Mengejar Kesuksesan yang Tertunda !

Saya berani jamin, kalau Anda coba bertanya seluruh orang sukses di bumi ini, kemungkinan mereka pernah merasakan ketidakberhasilan. Dalam soal apa saja.

Published

on

gowebbagus - jasa pembuatan website semarang
Photo: Shutterstock

Ketidakberhasilan dan kemerosotan ialah hal paling manusiawi yang jelas pernah dirasakan manusia sejagat raya. Hal yang kemungkinan Anda pandang sebagai satu hal yang negatif, tapi sebenarnya punyai makna positif didalamnya.

Mengapa? Karena, menurut saya, salah satunya sisi esensial dari sebuah keberhasilan ialah ketidakberhasilan atau umum disebutkan

“Gagal adalah Keberhasilan yang Tertunda”

Saya berani jamin, kalau Anda coba bertanya seluruh orang sukses di bumi ini, kemungkinan mereka pernah merasakan ketidakberhasilan. Dalam soal apa saja.

Oke, menjadi pernah tidak sich, Anda berasa tidak berhasil? Berasa tidak berhasil karena tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi, tidak diundang interviu dimana saja, belum dapat pekerjaan, tidak bisa pasangan, tidak sukses membuat orang-tua senang, dan lain-lain.

Pokoknya, ketidakberhasilan Anda membuat berasa tidak pantas sebagai manusia. Dan ketidakberhasilan itu membuat kekecewaan yang berkepanjangan.

Pernah tidak sich Anda berasa demikian?

Nach, kalau Anda pernah merasakan rasa ketidakberhasilan sama seperti yang baru saja saya lukiskan, maka saat menemukan artikel pas! saya akan menjelaskan mengenai ketidakberhasilan dan bagaimanakah cara menaklukannya.

Pengertian Ketidakberhasilan?

Pertama kali, saya ingin tanya. Bagaimana sich langkah Anda mendeskripsikan ketidakberhasilan tersebut? Apa saat Anda gak lulus ujian? Atau saat kalah atas satu laga? Atau saat Anda gak sukses buat banggain orang yang disayang? Disini kita dapat ambil ringkasan jika sebenernya ukuran tidak berhasil itu gak mutlak.

Tujuannya Bagaimana Tuch?

Ada orang yang menganggap jika saat ia gaberhasil buat banggain orang kecintaannya itu ketidakberhasilan. Tetapi, kemungkinan ada pula orang yang saat gak sukses banggain orang kecintaannya, ia gak memandang hal tersebut sebagai satu ketidakberhasilan. Ya maka kalau diambil ringkasannya kembali, parameter ketidakberhasilan ini gak tentu. Dapat disebut satu ‘kegagalan’ ialah satu yang netral. Sebenernya, parameter tidak berhasil untuk setiap orang kan berbeda ya.

Jadi ya, tinggal bagaimana Anda mendeskripsikan ketidakberhasilan tersebut. Namun, sama seperti yang kemungkinan sudah Anda kenali , sejumlah besar warga Indonesia punyai stigma negatif pada ketidakberhasilan. Kata “tidak berhasil” selalu dikonotasikan dengan beberapa hal negatif. Beberapa orang yang nganggep jika kalau Anda tidak berhasil, itu maknanya Anda tidak kuat.

Ini yang membuat beberapa orang pada akhirnya menghindar ‘kegagalan’. Ingin ngejar mimpi, eh mikir mikir kembali karena takut tidak berhasil. Ingin buat usaha, tetapi takut akan ‘judge’ oleh orang di sekitar. Ingin berkreasi tetapi umumnya berfikir ketidakberhasilan.

Pada akhirnya, banyak yang memilih untuk tidak ngelakuin apapun supaya terbebas dari ketidakberhasilan. Do nothing.

Kemungkinan, beberapa mulai menjustifikasi jika beberapa temannya yang sukses sebagai orang yang punyai keuntungan lebih. Saat itu, dibanding usaha dan cari peluang, beberapa orang yang belum sukses itu sudah punyai pola pikir jika ia tidak akan capai keberhasilan karena tidak seberuntung mereka itu.

Walau sebenarnya, sama seperti yang saya ngomong pada awal, saya percaya jika ketidakberhasilan ialah sebuah sisi esensial untuk capai keberhasilan.

Orang Sukses Pernah Tidak berhasil

Bill Gates, Albert Einstein, Thomas Alva Edison, Oprah Winfrey, Michael Jordan.

Tentu, Anda akrab dengan beberapa nama baru saja, kan? Sama seperti yang Anda tahu, mereka ialah beberapa kumpulan figur sukses dunia. Tetapi, yang perlu Anda kenali , keberhasilan yang mereka tuai tidak lepas dari ketidakberhasilan.

Yok kita mengambil contoh. Albert Einstein. Salah satunya periset terhebat dalam dunia.

Yakin tidak, kalau ia baru dapat bicara saat berusia 4 tahun? Ia seringkali tidak berhasil diterima di sekolah terbaik. Bahkan juga, ia stop jadi salesman asuransi sesudah lulus kuliah karena tidak berhasil meniti karier dalam sektor itu.

Masih tidak cukup contoh? Let’s move on to Oprah Winfrey.

Salah satunya orang paling sukses dalam dunia selanjutnya. Seorang host talk show, artis, dan aktivis. Saat hidupnya, Oprah pernah di-abuse physically, mentally, dan sexually oleh beberapa orang paling dekatnya.

Beliau lari dari rumah saat berumur 13 tahun dan hamil di umur 14 tahun. Ia sempat juga dikeluarkan karena di rasa kurang pas untuk kehidupan pertelevisian komersial.

Nach, ke-2 contoh itu ialah sebuah realisasi riil jika failure can’t determine who you are. Pokoknya, mereka dapat sukses karena telah berkali-kali ditempa oleh ketidakberhasilan.

Bangkit dari Kegagalan

beberapa panduan yang dapat Anda aplikasikan supaya dapat menaklukkan perasaan takut lo pada ketidakberhasilan. Stay tuned, ya!

1. Yakin jika NOTHING GOOD COMES EASY

Kadang kita senang lupa jika kepuasan instant tidak akan bawa kita ke hasil akhir yang bagus dan tetap. Nothing good comes easy, yakin dech.

Usaha dan hasil itu baiknya ialah sepadan. Kalau Anda memberi usaha terbaik yang didapat, karena itu hasil yang dituai tidak akan berbohong. Keberhasilan itu tidak instant, tapi perlu proses. Semua figur tadi sudah kita ulas sudah memberi usaha terbaik yang mereka dapat, sampai pada akhirnya dapat memetik keberhasilan.

2. Tidak Boleh Terlalu Peduli pada Omongan Orang

Society might judge you, tetapi Anda punyai opsi: whether to listen to them or not. If I were you, I would choose the latter.

Karena itu, Anda harus pinter-pinter pilih lingkungan yang bagus untuk kemajuan. Kelilingilah diri Anda dengan beberapa orang yang dengan ikhlas ingin menyaksikan Anda sukses.

3. Saksikan Bahwa Ketidakberhasilan Sebagai Fasilitas Evaluasi dari Sebuah Keberhasilan yang Terlambat

Kegagalan-kegagalan berulang-ulang yang mereka rasakan itu bawa mereka untuk pelajari hal yang terpenting: jika ketidakberhasilan ialah sebuah proses evaluasi untuk mendapat satu hal yang lebih prima.

Inget, ada selalu pilihan untuk Anda untuk menyaksikan ketidakberhasilan sebagai sebuah proses evaluasi, dibandingkan menyaksikannya sebagai sebuah kekesalan semata-mata. At least, dengan ketidakberhasilan, dan mendapat insight baru. Anda dapat belajar pada kekeliruan yang pernah dilakukan, dari eksperimen-percobaan yang gagal itu.

Saya selalu berasa jika, kalau Anda dapat memikirkan ketidakberhasilan, tidak adil tidak sich kalau tidak memikirkan keberhasilan? Menurut saya, penglihatan optimis yang Anda punyai pada goal yang ingin dicapai itu benar-benar baik untuk menaklukkan perasaan takut akan ketidakberhasilan. Kalau Anda berpikiran positif, kalau Anda fokus pada keberhasilan, karena itu rasa semangat automatis akan terpompa.

Buat Anda yang berasa tidak berhasil, saya akan mengingati untuk “masih tetap berusaha”. Anda bisa bersedih atas ketidakberhasilan, dan itu benar-benar manusiawi.

Continue Reading

Copyright © 2021 GOWEBBAGUS News. All Right Reserved